Sabtu, 15 Oktober 2016

Kekonyolan Berbuah Teori Relativitas,Albert Einstein

Kekonyolan Berbuah Teori Relativitas,Albert Einstein

            Pernahkah Anda merasa kurang akan kemampuan yang Anda miliki? Atau Anda merasa tak mampu tak mampu melakukan sesuatu karena terbatasan fisik? Anda tidak sendirian! Banyak orang di luar sana yang memiliki keterbatasan fisik, namun mereka bisa menggapai kesuksesan dan mengambil karya yang berguna bagi sesamanya
            Kisah Albert Einstein si peraih nobel atas teori Relativitas ciptaannya, telah membuktikan bahwa keterbatan yang dimiliki sesorang bukanlah penghalang untuk mencapai kesuksesan. Eintein kecil di lingkungannya di Ulm, Wurttemberg, Jerman; dianggap mengalami keterbelakangan karena kemampuan berbicaranya yang sangat lambat. Ketika berkomunikasi dengan orang lain,ia harus mengeja setiap kata,satu persatu.Kekurangannya ini membuatnya menjadi seorang anak yang pendiam dan suka bermain sendiri.
            Namun minat dan kecintaannya pada dunia fisika membuatnya bertekad untuk mengeksplorasi dan mencari tahu misteri apa saja yang menyelimuti keagungan dan kebesaran alam semesta. Teori relativitas yang penuh dengan pertentangan dan mendapat sanggahan dari berbagai ilmuwan pada masanya tidak membuatnya menyerah begitu saja. Teori ciptaannya bahkan dianggap sebagai sesuatu yang konyol. Namun demikian, ia tetap bertekad akan membuktikan teori ciptaannya adalah benar.
            Peryantaan Einstein bahwa dua pesawat ruang angkasa yang melaju pada arah bersamaan akan tampak memiliki perbedaan kecepatan 80.000 kilometer per detik. Ini mengakibatkan pesawat yang memiliki kecepatan lebih tinggi akan bergerak menjauhi pesawat dengan kecepatan yang rendah. Bertahun-tahun Eistein berusaha membuktikan hipotesisnya ini. Namun, rumus E = . Teori ini pulalah yang akhirnya mampu membuat orang menciptakan bom atom pertama yang telah menyapu bersih Hiroshima dan Nagasaki pada tahun 1945.
            Pembuktiaan bahwa keterbatasan fisik bukanlah suatu halangan telah begitu banyak tersebar di sekitar kita. Harus ada tekad dan keyakinan yang kita tanamkan dalam diri kita bahwa kita pasti mampu mencapai tangga kesuksesan yang kita impikan. Bekerja keras, tekun, sabar, dan teguh memegang prinsip adalah kunci utama yang harus kita miliki.
“Imajinasi lebih berharga daripada ilmu pengetahuan. Logika akan membawa Anda dari A ke B. Imajinasilah yang akan membawa Anda ke mana-mana.”

-Albert Einstein-