Kekonyolan
Berbuah Teori Relativitas,Albert Einstein
Pernahkah Anda
merasa kurang akan kemampuan yang Anda miliki? Atau Anda merasa tak mampu tak
mampu melakukan sesuatu karena terbatasan fisik? Anda tidak sendirian! Banyak
orang di luar sana yang memiliki keterbatasan fisik, namun mereka bisa
menggapai kesuksesan dan mengambil karya yang berguna bagi sesamanya
Kisah Albert Einstein si peraih nobel atas teori
Relativitas ciptaannya, telah membuktikan bahwa keterbatan yang dimiliki
sesorang bukanlah penghalang untuk mencapai kesuksesan. Eintein kecil di
lingkungannya di Ulm, Wurttemberg, Jerman; dianggap mengalami keterbelakangan
karena kemampuan berbicaranya yang sangat lambat. Ketika berkomunikasi dengan
orang lain,ia harus mengeja setiap kata,satu persatu.Kekurangannya ini
membuatnya menjadi seorang anak yang pendiam dan suka bermain sendiri.
Namun minat dan kecintaannya pada dunia fisika membuatnya
bertekad untuk mengeksplorasi dan mencari tahu misteri apa saja yang
menyelimuti keagungan dan kebesaran alam semesta. Teori relativitas yang penuh
dengan pertentangan dan mendapat sanggahan dari berbagai ilmuwan pada masanya
tidak membuatnya menyerah begitu saja. Teori ciptaannya bahkan dianggap sebagai
sesuatu yang konyol. Namun demikian, ia tetap bertekad akan membuktikan teori
ciptaannya adalah benar.
Peryantaan Einstein bahwa dua pesawat ruang angkasa yang
melaju pada arah bersamaan akan tampak memiliki perbedaan kecepatan 80.000
kilometer per detik. Ini mengakibatkan pesawat yang memiliki kecepatan lebih
tinggi akan bergerak menjauhi pesawat dengan kecepatan yang rendah.
Bertahun-tahun Eistein berusaha membuktikan hipotesisnya ini. Namun, rumus E =
. Teori ini pulalah
yang akhirnya mampu membuat orang menciptakan bom atom pertama yang telah menyapu
bersih Hiroshima dan Nagasaki pada tahun 1945.
Pembuktiaan bahwa keterbatasan fisik bukanlah suatu
halangan telah begitu banyak tersebar di sekitar kita. Harus ada tekad dan
keyakinan yang kita tanamkan dalam diri kita bahwa kita pasti mampu mencapai
tangga kesuksesan yang kita impikan. Bekerja keras, tekun, sabar, dan teguh
memegang prinsip adalah kunci utama yang harus kita miliki.
“Imajinasi
lebih berharga daripada ilmu pengetahuan. Logika akan membawa Anda dari A ke B.
Imajinasilah yang akan membawa Anda ke mana-mana.”
-Albert
Einstein-